Posts

2021, sucks

 Semakin hari waktu menyadarkan, 21 tahun hidup dalam suka, duka, tawa, dan canda, menyadarkan bahwa hidup itu singkat, tanpa merasakan lamanya hari demi hari yang terbuang, sadar? tentu saja sadar, apakah sadar dapat merubah keadaan? tentu saja tidak, mengurung diri, menyalahkan situasi, hati tidak mau terbuka, pikiran yang tidak sejalan, menggoreskan luka semakin luas pada dunia yang sangat kejam, hidup tidak sebahagia yang dikira, banyak yang harus dijalani, hal pahit yang tidak disuka, semesta sepertinya menyukai hal pahit, terlalu banyak diberikan dibandingkan hal manis, menerima salah satu solusinya, akankah menerima menyelesaikan hal pahit? kurasa tidak namun iya, seperti peribahasa, "hidup segan mati tak mau". hidup itu rumit jika di pikirkan, kata orang "jalani saja", dan tidak semudah itu, banyak yang beruntung, banyak yang tidak. akankah memikirkan dan menjalankan semudah kelihatannya, tentu saja tidak namun iya-

Aw, Semester 1

Dengan segala semangat aku curahkan dalam semester 1. Memulai masa kuliah yang awalnya aku pikir akan seindah film. Teman baru yang cepat akrab. Segala masa lalu sekolah hanya kenangan. Memulai hidup baru dengan menjalin relasi baru. Berubah menjadi anak yang rajin. Organisasi yang menyenangkan. Wajah-wajah pria baru yang akan mendekati-ku. Hanyalah ekspetasi semata. Aku kira dengan tempat baru aku akan menjadi lebih baik dan berubah total. Ternyata aku salah. Betapa susahnya mencari teman. Persepsi orang tentangku selama masa pengenalan cukup terbilang tidak baik. Berusaha untuk mengubah diri total hanyalah sia-sia. Faktanya aku tidak bisa mengubah hal tersebut, menjadi murah senyum, banyak omong, dan percaya diri. Sungguh tidak bisa. Aku sudah dilabel jutek, acuh, bodo amat, penyendiri, dan pendiam. Sungguh sulit mendapatkan teman. Aku yang tipe senang sendiri, suasana tenang, hening yang akan di cap sebagi orang yang aneh. Aku coba menyapa teman yang tak ku kenal. Rasanya aneh bukan...

Sulitnya Masuk Perguruan Tinggi

Aku menulis blog ini pada pagi hari. Aku mau menceritakan tentang perjuanganku masuk kuliah hidupku penuh pergumulan yang dimana waktu SMA, aku tidak menginginkan bersekolah di situ. Itu karena kebodohan ku sendiri, aku terlalu asik bermain dan menyepelekan belajar. Hidup yang selalu memikirkan kesenangan semata. Aku menyadari itu semua karena kebodohanku, tapi tetap saja aku lakukan waktu SMA, begitu banyak waktu yang terbuang dan sia-sia karena ulahku sendiri. Walaupun selama 3 tahun aku sekolah selalu mendapatkan 10 besar namun itu tidak membuat aku bahagia. Selalu ingin berubah pada masa-masa itu tapi hanya berjalan berberapa hari saja dan selalu mengulangi hal bodoh. Di masa-masa akhir sekolah aku mulai memutuskan rantai pertemanan dengan teman yang tidak membuatku maju, selalu terbuai dalam kesenangan, gosip dan gibah. Hasilnya kukira bakal baik-baik saja, tapi malah jadi cobaan terberat ku menjalani kehidupan akhir SMA-ku tanpa teman. Karena pada masa itu aku ingin fokus masuk...

The Reason I Made A Blog!

Pernah kepengen ini itu tapi malas coba, takut gagal, akhirnya gak mau coba hal baru? dalam menulis Blog ini aku ingin mencoba suatu hal yang jauh daripada aku, aku tidak suka menulis, apalagi membaca tapi berharap suatu hari ingin sekolah S2 dan S3 ya itu aku, jauh dari kata rajin. Dalam menulis blog ini pun aku bingung mau menulis apa dan pengen kasih influence apa ke diri aku sendiri. Awalnya minder mau buat blog takut gagal lah, takut ga ada yang baca, aku menjadi pesimis yang ingin tak mau melanjuti blog ini, dan juga selama aku buat blog pun aku masih males-males an. Uploadnya cuman sekali dalam seminggu padahal aku sudah buat daftar harian. Menulis sangat jauh dari keseharianku, apalagi pas aku kuliah tulisan ku ga bisa di baca sama sekali termasuk aku, akupun tidak bisa baca tulisanku. Aku anak ilmu komunikasi 2018. Saat ini adalah masa aku minder se mindernya sama teman aku yang sudah bisa melakukan hal apapun, jago editing, jago ngomong, punya banyak komunitas sedangkan aku m...